Ekstraksi
cair-cair (liquid extraction, solvent
extraction): yaitu pemisahan solute
dari cairan pembawa (diluen) menggunakan solven cair. Campuran diluen dan
solven tersebut bersifat heterogen (immiscible, tidak saling campur), dan jika dipisahkan
terdapat 2 fase, yaitu fase diluen (rafinat) dan fase solven (ekstrak).
·
Fase rafinat = fase residu, berisi diluen dan sisa solut.
·
Fase ekstrak = fase yang berisi solut dan solven.
Pemilihan solven menjadi
sangat penting. Dipilih solven yang memiliki sifat antara lain:
a.
Solut mempunyai kelarutan yang besar dalam solven, tetapi
solven sedikit atau tidak melarutkan diluen,
b.
Tidak mudah menguap pada saat ekstraksi,
c.
Mudah dipisahkan dari solut, sehingga dapat dipergunakan
kembali,
d.
Tersedia dan tidak mahal.




