Larutan natrium tiosulfat (Na2S2O3) termasuk dalam larutan baku sekunder, oleh karena itu, larutan yang
akan digunakan dalam titrasi perlu distandardisasi
terlebih dahulu. Hal ini disebabkan kestabilan larutan ini mudah dipengaruhi
oleh pH rendah (<5), sinar matahari, dan adanya daya bakteri yang
memanfaatkan sulfur (S). Pada pH yang rendah (<5), kestabilan larutan
natrium tiosulfat (Na2S2O3) akan terganggu
sebab S2O32- akan mengalami penguraian menurut
reaksi berikut :
S2O32- + H+ D HS2O3- D HSO3- + S ¯




