Tuesday, 7 February 2012

Pala menurut klasifikasinya termasuk dalam genus Myristica dan spesies M. fragrans, sehingga memiliki nama latin Myristica fragrans. Tumbuhan ini memiliki tinggi sekitar 18 m. Daun Pala berbentuk bulat-telur atau lonjong-panjang dimana kaki dan ujungnya tajam. Bagian belakang daun Pala berwarna biru-hijau, sedangkan bagian atas daun berwarna hijau-tua, berukuran 15 x 7 cm dan berbau wangi aromatis. Tanaman Pala ini berbuah bundar dengan kerut menurut panjangnya buah dan terbagi dalam dua belah 
 
Gambar 1.Tanaman Pala

Buah pala mengandung zat-zat, seperti: minyak terbang (myristin, pinen, kamfen (zat membius), dipenten, pinen safrol, eugenol, iso-eugenol, alkohol), gliseda (asam-miristinat, asam-oleat, borneol, giraniol), protein, lemak, pati gula, vitamin A, B1, dan C. Buah pala juga mengandung trigliserida yang merupakan suatu produk alam yang penting. Trigliserida yang dapat diperoleh dari biji pala adalah trimiristin, dimana trimiristin memiliki titik leleh 56-57°C.

Friday, 3 February 2012


  1. Pada saat menit-menit awal, cobalah terlebih dahulu membuat 1 preparat khamir atau kapang dan langsung diamati (Jika hasil pengamatan terlalu ramai akan jamur berarti sampel yg diambil terlalu banyak begitupun sebaliknya). Dari situ Anda bisa mengetahui seberapa banyakah khamir atau kapang yang harus Anda taruh di preparat. Semakin banyak Anda membuat preparat, maka lama kelamaan Anda akan semakin terampil.
  2. Setelah itu buatlah preparat khamir atau kapang sebanyak mungkin (setiap jenis khamir dan kapang cukup 1 preparat terlebih dahulu). 
  3. Barulah diamati semua preparat

Wednesday, 1 February 2012

Tes Jurnal 1 (Praktikum Mikrobiologi)
1.  Apa tujuan percobaan ini ? (biasanya akan ditanyakan pada siswa sebelah kiri dari posisi asisten)
Mahasiswa mampu membuat preparat khamir dan kapang.
Mahasiswa mampu melakukan pengamatan terhadap morfologi khamir dan kapang dengan menggunakan mikroskop.
    Mahasiswa mampu mengidentifikasi morfologi khamir dan kapang.
2. Apa itu preparat ?
Preparat ialah objek yang akan kita amati di panggung mikroskop.
3. Bagaimana cara membersihkan preparat ?
Untuk membersihkan kaca preparat, pertama kaca obyek dipegang dengan tangan kiri, jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan dibasahi dengan air dan dibilaskan pada kaca obyek. Kemudian kedua jari pada tangan kanan diberi sabun dan dibilaskan pada kaca obyek.
Setelah dilakukan pembersihan dengan menggunakan sabun, kemudian kaca obyek dibilas dengan menggunakan etanol 95%. Hal ini dimaksudkan agar kaca obyek steril. Kaca obyek lalu ditiriskan untuk membuang kelebihan etanol, kemudian diserap dengan kertas serap agar tidak menimbulkan goresan pada kaca obyek.
Setelah kaca obyek steril dan bersih, kaca obyek hanya boleh dipegang pada bagian sisi-sisinya saja. Hal ini bertujuan agar lemak pada tangan tidak menempel pada kaca obyek. Kemudian pada bagian bawah permukaan kaca obyek digambar lingkaran dan diberi keterangan supaya pengamatan pada mikroskop nantinya akan lebih mudah.
Chemical Reaction Engineering - Octave Levenspiel
An improved and simplified edition of this classic introduction to the principles of reactor design for chemical reactions of all types--homogeneous, catalytic, biochemical, gas, solid, extractive, etc. Adds new material on systems of deactivating catalysts, flow modeling and diagnosis of the ills of operating equipment, and new simple design procedures for packed bed and fluidized bed reactors.

buku ini digunakan ketika kalian kuliah kinetika dan reaksi khususnya juka anda masuk jurusan teknik kimia.
buku ini bisa anda dapatkan di sini dengan cara yang cukup mudah... hanya klik  dan buku sudah menjadi milik anda.

klik disini untuk mendapatkan BUKU 


klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 01
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 02
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 03
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 04
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 05
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 06
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 07
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 08

klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 10
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 11
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 12
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 13
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 14
klik disini untuk mendapatkan Solusi untuk chapter 15


 Credit to: Ahmad Amino







Applied mathematics and modeling for chemical engineers




Bridges the gap between classical analysis and modern applications. Following the chapter on the model building stage, it introduces traditional techniques for solving ordinary differential equations, adding new material on approximate solution methods such as perturbation techniques and elementary numerical solutions. Also includes analytical methods to deal with important classes of finite-difference equations. The last half discusses numerical solution techniques and partial differential equations.



Download (Reuploaded)
For dead link, please leave a comment below