Tuesday, 25 December 2012

Perpindahan Kalor
Perpindahan kalor adalah ilmu yang memperkirakan terjadinya perpindahan energi yang disebabkan oleh adanya perbedaan suhu di antara benda atau material. Ilmu perpindahan kalor menjelaskan bagaimana energi berpindah dari suatu benda ke benda lain dengan memperkirakan laju perpindahan yang terjadi pada kondisi-kondisi tertentu.(Holman, 1986)


1. Filtrasi
Dalam proses filtrasi, partikel padatan yang tersuspensi dalam cairan dapat dipisahkan dengan menggunakan medium berpori yang dapat menahan partikel tersebut dan dapat dilewati oleh filtrat yang jernih. Medium berpori ini lazim disebut filter media. Partikel padat dapat berukuran sangat kecil atau lebih besar, dan bentuknya beraneka ragam, dapat berbentuk bola ataupun tak beraturan. Produk yang diinginkan dapat berupa filtrat yang jernih ataupun cake. Slurry yang difiltrasi mungkin mengandung partikel padatan dalam jumlah sedikit atau banyak. Jika konsentrasi padatan dalam slurry kecil, filter dapat beroperasi dalam waktu yang lebih lama. (Geankoplis, 1983)


Monday, 24 December 2012


Pengeringan atau dalam bahasa Inggris disebut Drying pada zat padat basah dengan suatu gas yang berada pada suhu dan kelembaban yang tetap maka akan terlihat suatu kelakuan sebagai berikut :

Seketika setelah terjadi kontak antara zat padat dengan media pengering, suhu bahan padat akan menyesuaikan diri sampai terjadi keadaan steady. Suhu bahan padat dan laju pengeringan akan naik atau turun mencapai kondisi steady. Pada kondisi ini suhu wet-bulb dari media pengering, dan akibatnya suhu dalam bahan padat juga akan sama dengan suhu wet-bulb dari gas. Tetapi kesimpulan ini, tidaklah tepat karena tidak ada perpindahan panas dan massa. Apabila suhu tersebut mencapai suhu wet bulb dari gas, maka akan didapat suatu kondisi yang cukup stabil, dan laju pengeringan juga akan konstan. Keadaan ini disebut periode pengeringan dengan laju konstan atau disebut dengan constant rate drying period.

Wednesday, 28 November 2012


A beverage industry requires some solution of sodium chloride to give a particular flavor to the drink product. To meet their needs, they mix water with salt . They perform a dilution to the sodium chloride solution to get a specific concentration they want. Dilution performed  in two CSTRs isothermally. Each tank has 200 L in volume.
Problem : The first tank containing pure water with initial volume of 50 m3, and then solution of sodium chloride flowing into the tank with concentration of 0,5 kg/m3 and 2m3/s in flowrate. The outlet flowrate flow into the second tank with the same  flowrate of 1 m3/s.If the second tank is 5, and the outlet flowrate of the second tank is 1 m3/s. Determine concentration of sodium chloride solution at t =10 min !



Saturday, 10 November 2012

Proses drying secara umum dapat diartikan sebagai proses menghilangkan sejumlah air (dalam jumlah sedikit) yang terkandung dalam suatu material. Sedangkan evaporasi dapat diartikan sebagai  proses menghilangkan sejumlah air (dalam jumlah  cukup banyak) yang terkandung dalam suatu material. Dalam proses evaporasi, air dihilangkan dari material dalam wujud uap pada saat material tersebut mencapai titik didihnya. Sedangkan dalam proses drying, air biasanya dihilangkan dalam wujud uap dengan bantuan gas panas.
Gambar 1. Salah satu alat drying (Rotary Dryer)
            

Packed tower dapat digunakan sebagai kolom fraksinasi untuk distilasi kontinu atau batch. Ukuran packing 3/2 atau 2 inchi umumnya memberikan kapasitas yang sama dengan sieve tray. Packed umumnya berkisar 1 sampai 2 feet. Packing yang lebih kecil mempunyai kapasitas lebih rendah dan hal ini tidak mungkin digunakan dalam kolom yang besar. Umumnya pressure drop per equivalent theoretical plate lebih kecil dari pada sieve tray atau bubble cap tray, hal ini menguntungkan untuk operasi pada keadaan vakum.


Distilasi adalah suatu proses pemisahan komponen dalam larutan, yang melibatkan dua fase, fase gas dan liquid. Semua komponen ada dalam dua fase tersebut. Fase gas timbul akibat penguapan dari fase liquid.  

Thursday, 3 May 2012



Free Download PDF Handbook of Industrial Crystallization Second Edition
Crystallization is an important separation and purification process used in industries ranging from bulk commodity chemicals to specialty chemicals and pharmaceuticals. In recent years, a number of environmental applications have also come to rely on crystallization in waste treatment and recycling processes.

The authors provide an introduction to the field of newcomers and a reference to those involved in the various aspects of industrial crystallization. It is a complete volume covering all aspects of industrial crystallization, including material related to both fundamentals and applications. This new edition presents detailed material on crystallization of biomolecules, precipitation, impurity-crystal interactions, solubility, and design.

Thursday, 26 April 2012

TES JURNAL IX
HIDROLISA ENZIMATIS

1.             Apa tujuan praktikum kali ini?
  •          Mahasiswa mampu melakukan uji glukosa secara kuantitatif dengan metode DNS.
  •          Mahasiswa mampu melakukan uji glukosa secara kualitatif.
  •          Mahasiswa mampu menentukan parameter Michaelis Menten.

Tuesday, 24 April 2012

Handbook of Industrial Drying Third Edition Free PDF Download

FEATURES
  • Provides comprehensive coverage of conventional, emerging, and potential drying technologies worldwide
  • Traces the latest industrial trends along with the technologies and practices designed to follow them
  • Covers drying technologies from all industrial sectors as well as safety, energy efficiency, cost, and control aspects
  • Includes new and extensively rewritten chapters as well as updated material throughout the book
  • Compiles the work of leading international experts from 20 countries along with references to the most current literature
Handbook of Military Industrial Engineering (Industrial Innovation Series) Free PDF Download


DESCRIPTION
Winner of the 2010 IIE/Joint Publishers Book-of-the-Year Award. In light of increasing economic and international threats, military operations must be examined with a critical eye in terms of process design, management, improvement, and control. Although the Pentagon and militaries around the world have utilized industrial engineering (IE) concepts to achieve this goal for decades, there has been no single resource to bring together IE applications with a focus on improving military operations. Until now. The Handbook of Military Industrial Engineering is the first compilation of the fundamental tools, principles, and modeling techniques of industrial engineering with specific and direct application to military systems. Globally respected IE experts provide proven strategies that can help any military organization effectively create, adapt, utilize, and deploy resources, tools, and technology. Topics covered include: Supply Chain Management and decision making Lean Enterprise Concepts for military operations Modeling and optimization Economic planning for military systems Contingency planning and logistics Human factors and ergonomics Information management and control Civilian engineers working on systems analysis, project management, process design, and operations research will also find inspiration and useful ideas on how to effectively apply the concepts covered for non-military uses. On the battlefield and in business, victory goes to those who utilize their resources most effectively, especially in times of operational crisis. The Handbook of Military Industrial Engineering is a complete reference that will serve as an invaluable resource for those looking to make the operational improvements needed to accomplish the mission at hand

Monday, 23 April 2012

Handbook of Petroleum Processing Free Download PDF
DESCRIPTION
This reference work targets researchers who have chosen a career in this complex but essential industry as well as people who are new in the industry and are looking for easy references to the work in which they are involved. This Handbook is an essential addition to the libraries of universities which contain a chemical engineering faculty as well as to the libraries of engineering construction companies, and oil refineries.
This Handbook describes and discusses the features that make up the petroleum refining industry. It begins with a description of the crude oils and their nature. It continues with the saleable products from the refining processes, with a review of the modern day environmental impact.
There is a complete overview of the processes that make up the refinery with a brief history of the processes. It also describes design technique, operation, and, in the case of catalytic units, the chemistry of the reaction routes. These discussions are supported by calculation procedures and examples, sufficient to enable good input to modern computer simulation packages.
The Handbook also covers off-sites and utilities, as well as environmental and safety aspects relevant to the industry.
The chapter on refinery planning covers both operational planning and the decision making procedures for new or revamped processes.
Finally, the major items of equipment used in the industry are reviewed. This chapter gives a detail of the equipment with examples of the process specifications for these items.
The final chapter is in part a glossary and in part a dictionary of the terms and expressions used in Petroleum Refining. This part of the book also includes an appendix section with an item on much used data such as converging factors, selected crude oil assays and an example of optimising a refinery configuration using linear programming.
Handbook of Pharmaceutical Granulation Technology Free Download

DESCRIPTION
Integrating the basic principles and industrial practices of pharmaceutical granulation production, this book discusses technologies and demonstrates cost-effective approaches to manufacturing solid-dosage forms with content uniformity and consistent physical properties while complying with regulatory requirements. Specialists from pharmaceutical companies, academia, and the U.S. Drug Regulatory Affairs agency address current and changing practices in industrial drug granulation production. Text, charts, figures, and photographs illustrate the pros and cons of diverse methods and technologies for accurately achieving strong bonding of particles in tablets and capsules


Handbook of Plastics Technologies: The Complete Guide to Properties and Performance free download


Synopses & Reviews

Publisher Comments:

Understand and capitalize on the latest breakthroughs in plastics applications, design, and manufactureResearchers seeking to develop lucrative new plastics-based products will find in Handbook of Plastics Technologies a unique source of reliable, up-to-date data and guidance. Whether or not the focus is on consumer or institutional products, author Charles Harper provides a handy reference to the latest breakthroughs in Resins, adhesive and plastic additives. The book sets a solid foundation for understanding and reaping the potential benefits from processes such as: Thermoplastic, Thermosetting and Elastomeric, while improving the product quality and performance. This book is a guide to the latest in:
  • Industry specifications and standards
  • Thermoplastic and thermosetting materials and processes
  • Properties for the latest Resins, adhesives and plastic additives
  • Methods for recycling of plastic materials
INSIDE Handbook of Plastics Technologies
Fundamentals of Polymers and Plastics * Thermoplastic Materials and Processes * Thermosetting Materials and Processes * Elastomeric Materials and Processes * Plastic Additives * Nanotechnology for Polymers and Plastics * Plastics Recycling and Biodegradable Plastics * Plastics Joining * Automotive Applications of Plastics and Elastomers

Synopsis:

Understand, design, and manufacture plasticsThis resource provides you with the state-of-the-art information for the design, manufacture and application of plastics as well as its cutting-edge usage in nanotechnology.
  • Includes the latest industry specifications and standards
  • Covers the latest recycling methods

Synopsis:

Understand and capitalize on the latest breakthroughs in plastics applications, design, and manufactureResearchers seeking to develop lucrative new plastics-based products will find in Handbook of Plastics Technologies a unique source of reliable, up-to-date data and guidance. Whether or not the focus is on consumer or institutional products, author Charles Harper provides a handy reference to the latest breakthroughs in Resins, adhesive and plastic additives. The book sets a solid foundation for understanding and reaping the potential benefits from processes such as: Thermoplastic, Thermosetting and Elastomeric, while improving the product quality and performance. This book is a guide to the latest in:
  • Industry specifications and standards
  • Thermoplastic and thermosetting materials and processes
  • Properties for the latest Resins, adhesives and plastic additives
  • Methods for recycling of plastic materials
INSIDE Handbook of Plastics Technologies
Fundamentals of Polymers and Plastics * Thermoplastic Materials and Processes * Thermosetting Materials and Processes * Elastomeric Materials and Processes * Plastic Additives * Nanotechnology for Polymers and Plastics * Plastics Recycling and Biodegradable Plastics * Plastics Joining * Automotive Applications of Plastics and Elastomers

Handbook of Pollution Control and Waste Minimization free download 


SUMMARY
"Details the legal, organizational, hierarchical, and environmental components of pollution prevention and waste reduction. Illustrates fundamental concepts of pollution prevention, including life-cycle planning and analysis, risk-based pollution control, and industrial ecology."


Handbook of Polypropylene and Polypropylene Composites Second Edition, Revised and Expanded free download


SUMMARY
Handbook of Polypropylene and Polypropylene Composites, Second Edition responds to increasing interest and changing global trends in the manufacture and application of polypropylene resin. The authors highlight viable options for the manufacture of polypropylene composites to better accommodate market requirements across various industries. The second edition introduces chapters on high-purity submicron talc fillers with lamellar microstructures, the utilization of Wollastonite fibers for polypropylene reinforcement, and updated material on nanocomposite production using exfoliated clay treated with maleated polypropylene-based materials, among many other topics.

Wednesday, 11 April 2012



Principle of Adsorption and Adsorption Processe D.M Ruthven -The first up-to-date summary and review for the fundamental principles and industrial practice of adsorption separation processes in more than 30 years. Emphasizes the understanding of adsorption column dynamics and the modeling of adsorption systems, as well as fundamental aspects of kinetics and equilibria.

Table of content:
List of Symbols.

Microporous Adsorbents.

Physical Adsorption and the Characterization of Porous Adsorbents.

Thermodynamics of Adsorption.

Correlation, Analysis, and Prediction of Adsorption Equilibria.

Diffusion in Porous Media.

Kinetics of Sorption in Batch Systems.

Flow Through Packed Beds.

Dynamics of Adsorption Columns: Single-Transition Systems.

Dynamics of Adsorption Columns: Multiple Transition Systems.

Chromatographic Separation Processes.

Adsorption Separation Processes: I. Cyclic Batch Systems.

Adsorption Separation Processes: II.

Continous Counter Current Systems.

Appendixes.

Index.

DOWNLOAD HERE

Thursday, 29 March 2012

TES JURNAL (KINETIKA PERTUMBUHAN Escherichia coli )
1.             Apa tujuan percobaan kali ini ?
  •         Mahasisiwa mampu mengukur konsentrasi sel dengan metode turbidimetri
  •         Mahasiswa mampu mengukur konsentrasi substrat
  •          Mahasiswa mampu menghitung parameter kinetika pertumbuhan Escherichia coli

2.             Apa yang Anda ketahui mengenai teknik pengukuran konsentrasi sel dengan metode turbidimetri ?
Massa sel dapat diukur secara optis dengan menentukan jumlah cahaya yang dipancarkan oleh suspensi sel. Teknik ini didasarkan pada kenyataan bahwa partikel memancarkan cahaya yang jumlahnya proporsional dengan konsentrasi. Ketika cahaya dilewatkan pada suspensi organisme, terjadi pengurangan jumlah cahaya yang diteruskan. Penentuan semacam ini biasa digunakan pada spektrofotometri, dan terbaca sebagai Absorbansi. Absorbansi adalah logaritma dari ratio intensitas cahaya yang mengenai suspensi (Io) dengan intensitas cahaya yang diteruskan oleh suspensi (I). Kalibrasi dilakukan dengan mengukur absorbansi sampel yang diketahui konsentrasinya. Pengukuran biasanya dilakukan pada panjang gelombang 600-700 nm.
3.             Apa yang Anda ketahui mengenai fase pertumbuhan bakteri ?

(Waluyo,2004)
Gambar 1.1. Kurva Pertumbuhan Jasad Renik
I) Fase I: fase adaptasi (fase lag)
Bila jasad renik dipindahkan ke dalam suatu medium, mula-mula akan mengalami fase adaptasi. Fase in untuk menyesuaikan diri dengan substrat dan kondisi lingkungan di sekitarnya. Fase in belum terjadi pembelahan sel karena beberapa enzim mungkin belum disintesis. Jumlah sel pada fase ini mungkin tetap, tetapi kadang-kadang menurun. Lamanya fase ini bervariasi, dapat cepat atau lambat tergantung dari kecepatan penyesuaian dengan lingkungan di sekitarnya.

Wednesday, 28 March 2012

      Fermentasi adalah salah satu proses penghasilan alkohol dalam sari buah, oleh karena itu sebelum membahas fermentasi wine dari sari buah anggur, kita perlu mengerti apa arti fermentasi, substrat dalam fermentasi wine, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses fermentasi wine. 
          Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
          Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi yang mengasilkan asam laktat sebagai produk sampingannya. Akumulasi asam laktat inilah yang berperan dalam menyebabkan rasa kelelahan pada otot.

Wednesday, 21 March 2012



FERMENTASI WINE 
(TES JURNAL PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI)
(Sumber : happelstance.blog.com)

1.             Apakah tujuan percobaan kali ini ?
a.       Mahasiswa mampu membuat minuman dari proses fermentasi.
b.      Mahasiswa mampu melakukan analisa gula dan alkohol.

2.             Apa saja yang Anda ketahui mengenai fermentasi ?
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
   Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam  laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton.
Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi yang mengasilkan asam laktat sebagai produk sampingannya. Akumulasi asam laktat inilah yang berperan dalam menyebabkan rasa kelelahan pada otot.
3.             Apa yang Anda ketahui mengetahui mengenai fermentasi Wine ?
Fermentasi wine adalah proses dimana juice anggur bersama-sama dengan bahan yang lain yang diubah secara reaksi biokimia oleh khamir dan menghasilkan wine. Bahan untuk proses fermentasi adalah gula ditambah khamir yang akan menghasilkan alkohol dan CO2. CO2 akan dilepaskan dari campuran wine menuju udara dan alkohol akan tetap tinggal di fermentor. Jika semua gula buah sudah diubah menjadi alkohol atau alkohol telah mencapai sekitar 15% biasanya fermentasi telah selesai atau dihentikan. Selama fermentasi sering ditambahkan nitrogen dan mikronutrien guna mencegah produksi gas H2S. Jika gas ini muncul akan menyebabkan bau yang tidak enak.

TES JURNAL 6
PENGHITUNGAN JUMLAH MIKROBA DENGAN RUANG HITUNG
 (Sumber :http://www.samyakinternational.com)

1.        Apakah tujuan percobaan kali ini ?
-      Mahasiswa mampu melakukan pengamatan mikroba pada alat hemasitometer dengan bantuan mikroskop.
-      Mahasiswa mampu melakukan perhitungan jumlah mikroba dengan menggunakan ruang hitung.
2.        Apa yang Anda ketahui mengenai perhitungan jumlah bakteri ?
Penghitungan jumlah bakteri hidup terbagi atas dua, yaitu secara (tidak langsung) Misalnya perhitungan pengurangan jumlah substrat dan secara langsung. Penghitungan mikroba secara langsung antara lain:
1.      Plate Count (hitungan cawan)
Plate count / viable count didasarkan pada asumsi bahwa setiap sel mikroorganisme hidup dalam suspensi akan tumbuh menjadi satu koloni setelah ditumbuhkan dalam media pertumbuhan dan lingkungan yang sesuai. Setelah diinkubasi, jumlah koloni yang tumbuh dihitung dan merupakan perkiraan atau dugaan dari jumlah mikroorganisme dalam suspensi tersebut.
2.      Turbidimetri
Turbidimetri merupakan metode yang cepat untuk menghitung jumlah bakteri dalam suatu larutan menggunakan spektrofotometer. Bakteri menyerap cahaya sebanding dengan volume total sel (ditentukan oleh ukuran dan jumlah). Ketika mikroba bertambah jumlahnya atau semakin besar ukurannya dalam biakan cair, terjadi peningkatan kekeruhan dalam biakan. Kekeruhan dapat disebut optical density (absorbsi cahaya, biasanya diukur pada panjang gelombang 520 nm – 700 nm). Untuk mikroba tertentu, kurva standar dapat memperlihatkan jumlah organisme/ml (ditentukan dengan metode hitungan cawan) hingga pengukuran optical density (ditentukan dengan spektrofotometer).
3.      Hemasitometer
Hemasitometer adalah metode perhitungan secara mikroskopis. Ruang hitung terdiri dari 9 kotak besar dengan luas 1 mm². Satu kotak besar di tengah, dibagi menjadi 25 kotak sedang dengan panjang 0,05 mm. Satu kotak sedang dibagi lagi menjadi 16 kotak kecil. Dengan demikian satu kotak besar tersebut berisi 400 kotak kecil. Tebal dari ruang hitung ini adalah 0,1 mm. Sel bakteri yang tersuspensi akan memenuhi volume ruang hitung tersebut sehingga jumlah bakteri per satuan volume dapat diketahui.

Wednesday, 7 March 2012

(Sumber :http://images.gladiez160886.multiply.com)
          
Kosmetik telah menjadi  bagian hidup bagi sebagian kalangan terutama kaum Hawa. Dengan menggunakan kosmetik sebagian orang juga merasa lebih percaya diri, sehingga mereka mulai mencoba merek A sampai Z karena iming-iming kecantikan/ ketampanan dari iklan. Akan tetapi tahukah Anda bahwa tidak semua kosmetik itu pasti aman. Ada bahan-bahan kosmetik yang dilarang untuk digunakan sebagai bahan kosmetik di Indonesia. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berhati-hati dalam membeli kosmetik, cek dahulu komposisinya apakah zat-zat yang terkandung dalam kosmetik tersebut sudah aman atau mengandung zat yang berbahaya. Adapun bahan kosmetik yang dilarang digunakan sebagai kosmetik, antara lain : Antibiotik, hormon, minyak atsiri yang menimbulkan alergen, distilasi petroleum, dll.
                  Tahukah Anda, saat ini bahan kosmetik yang dilarang berjumlah 1243 (seribu dua ratus empat puluh tiga). Berikut ini akan dijelaskan mengenai bahan-bahan yang dilarang terdapat dalam kosmetik.
         Merkuri
Merkuri (Hg) /Air Raksa termasuk logam berat berbahaya, yang dalam konsentrasi kecilpun dapat bersifat racun .
Pemakaian Merkuri (Hg) dalam krim pemutih dapat menimbulkan berbagai hal, mulai dari perubahan warna kulit yang akhirnya dapat menyebabkan bintik-bintik hitam pada kulit, alergi, iritasi kulit serta pada pemakaian dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin bahkan paparan jangka pendek dalam dosis tinggi dapat menyebabkan muntah-muntah, diare dan kerusakan paru-paru serta merupakan zat karsinogenik (zat penyebab kanker pada manusia.
       

Tuesday, 6 March 2012

Tes Bakteri Total Metode Standard Plate Count
(Sumber gambar : http://www.sribioservices.com)
  1. Apa tujuan percobaan kali ini ?
  2. 1. Mahasiswa mampu melakukan pengenceran secara serial
    2. Mahasiswa mampu melakukan pengujian pada air sampel dengan metode Standard Plate Count (SPC)
  3. Apa yang Anda ketahui mengenai pengenceran secara serial ?
  4. Pengenceran secara bertahap, untuk praktikum kali ini pengenceran secara serial dilakukan untuk mengetahui pengenceran manakah yang memenuhi syarat ketelitian yang baik secara statistika (meminimalisir error).
  5. Apa yang Anda ketahui mengenai Standard Plate Count ?
  6. SPC adalah suatu metode yang digunakan untuk menentukan kerapatan bakteri aerob dan aerob fakultatif heterotrof dalam air, perhitungan ini menggunakan asumsi bahwa setiap spesies bakteri membentuk koloni tersendiri dalam pertumbuhannya.

Wednesday, 29 February 2012

 
Elements of Chemical Reaction Engineerin 3rd edition (Fogler) -Applied Algorithms + Software Packages = Advanced Tools for Solving Complex Problems
The newest digital techniques, built on the sound foundations of the classic, best-selling text.
With a combination of user-friendly software and classic algorithms, students learn to solve problems through reasoning rather than memorization.
Thorough coverage of the fundamentals of chemical reaction engineering forms the backbone of this trusted text, presented in a framework that helps develop critical-thinking skills and practical problem-solving. All the classical elements are covered. "Elements of Chemical Reaction Engineering, Third Edition," builds a strong understanding of chemical reaction engineering principles and shows how they can be applied to numerous reactions in a variety of applications.
The structured approach helps develop skills in critical thinking, creative thinking, and problem-solving, by employing open-ended questions and stressing the Socratic method.
To enhance the transfer of skills to real-life settings, three styles of problems are included for each subject:
  • Straightforward problems that reinforce the material
  • Problems that encourage students to explore the issues and look for optimum solutions
  • Open-ended problems that encourage students to practice creative problem-solving skills
"Elements of Chemical Reaction Engineering, Third Edition" remains a leader as the only undergraduate-level book to focus on computer-based solutions to chemical reaction problems. About the CD-ROM The enclosed CD offers numerous enrichment opportunities for both students and instructors, including:
  • Learning Resources: lecture notes, web modules, and problem-solving heuristics
  • Living Example Problems: POLYMATH software that allows students to explore the examples and ask "what-if" questions
  • Professional Reference Shelf: detailed derivations, equations, general engineering materials, and specialty reactors and reaction systems
  • Additional Study Materials: extra homework problems, course syllabi, guides to popular software packages
Throughout the text, margin icons link concepts and procedures to the material on the CD for fully integrated learning and reference.

Saturday, 25 February 2012


Tes Jurnal Praktikum Mikrobiologi
Gambar 1. Metode Cawan Gores

  1. Apa tujuan percobaan kali ini ?
  2. 1. Mampu memahami prinsip pemindahan biakan murni dengan teknik aseptik.
    2. Mampu memahami prinsip pemindahan biakan cair dalam jumlah terukur dengan teknik aseptik.
    3. Mampu memahami prinsip isolasi bakteri dari suatu campuran dengan metode cawan gores dan cawan tuang.
  3. Apa itu biakan murni ?
  4. Biakan yang terdiri atas satu spesies bakteri yang ditumbuhkan dalam medium buatan / Biakan yang merupakan hasil dari pembelahan satu sel tunggal.
  5. Apa itu inokulasi ?
  6. Penanaman bakteri atau biasa disebut juga inokulasi adalah pekerjaan memindahkan bakteri dari medium yang lama ke medium yang baru dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi.
  7. Bagaimana teknik inokulasi pada media agar miring ?
  8. 1. Bila tujuan inokulasi adalah mengamati pola tumbuh bakteri, lup digoreskan dengan lurus dari dasar agar miring kemudian naik ke atas.
    2. Bila tujuan inokulasi adalah mendapatkan biakan dalam jumlah banyak, lup digoreskan secara zig-zag yang dimulai dari bagian dasar agar miring.

Wednesday, 22 February 2012

PULP and PAPER CHEMISTRY and Technology -The production of forestry products is based on a complex chain of knowledge in which the biological material wood with all its natural variability is converted into a variety of fiber-based products, each one with its detailed and specific quality requirements. This four volume set covers the entire spectrum of pulp and paper chemistry and technology from starting material to processes and products including market demands. Supported by a grant from the Ljungberg Foundation, the Editors at the Royal Institute of Technology, Stockholm, Sweden coordinated over 30 authors from university and industry to create this comprehensive overview. This work is essential for all students of wood science and a useful reference for those working in the pulp and paper industry or on the chemistry of renewable resources.



Chocolate Science and Technology - This book provides an overview of the science and technology of chocolate manufacture from cocoa production, through the manufacturing processes, to the sensory, nutrition and health aspects of chocolate consumption. It covers cocoa cultivation and production with special attention paid to cocoa bean composition, genotypic variations in the bean, post-harvest pre-treatments, fermentation and drying processes, and the biochemical basis of these operations. The scientific principles behind industrial chocolate manufacture are outlined with detailed explanations of the various stages of chocolate manufacturing including mixing, refining, conching and tempering. Other topics covered include the chemistry of flavour formation and development during cocoa processing and chocolate manufacture; volatile flavour compounds and their characteristics and identification; sensory descriptions and character; and flavour release and perception in chocolate. The nutritional and health benefits of cocoa and chocolate consumption are also addressed. There is a focus throughout on those factors that influence the flavour and quality characteristics of the finished chocolate and that provide scope for process optimization and improvement. The book is designed to be a desk reference for all those engaged in the business of making and using chocolate worldwide; confectionery and chocolate scientists in industry and academia; students and practising food scientists and technologists; nutritionists and other health professionals; and libraries of institutions where food science is studied and researched. an overview of the science behind chocolate manufacture covers the whole process from cocoa production, through manufacturing, to the nutrition and health aspects of chocolate consumption focuses on factors that influence chocolate flavour and quality, and that provide scope for process optimization and improvement.

Lipid Handbook free download, The Lipid Handbook Gunstone ebook free download, Lipid Handbook DOWNLOAD

Extensively revised, reorganized, and expanded, the third edition of the industry standard, The Lipid Handbook reflects many of the changes in lipid science and technology that have occurred in the last decade. All chapters have been rewritten, many by new authors, to match the updated thinking and practice of modern lipid science and bring a fresh perspective to twenty years of tradition.

Retaining the general structure of the previous editions, The Lipid Handbook with CD-ROM, Third Edition collates a wide range of information into a single volume. New contributions highlight the latest technologies utilized in today's lipid science such as chromatographic analysis and nuclear magnetic resonance spectroscopy. An entirely new chapter is devoted to non-food uses such as lipids as surfactants, cosmetics, and biofuels. Expanded sections illustrate a growing emphasis on lipid metabolism and the nutritional, medical, and agricultural aspects including human dietary requirements and disorders of lipid metabolism. The dictionary section is vastly expanded to cover chemical structure, physical properties, and references to thousands of lipid and lipid related molecules. The handbook now includes a CD-ROM that allows instant access to tabulated and referenced information and can be searched either as the full text or by structure or substructure.

Saturday, 18 February 2012

Jurnal Praktikum Mikrobiologi
  1. Seperti biasa, apakah tujuan dari praktikum kali ini ?
    1. Mahasiswa mampu melakukan penyiapan media untuk disterilisasi
    2. Mahasiswa mampu melakukan sterilisasi media
    3. Mahasiswa mampu melakukan penuangan media agar pada cawan petri dan melakukan pembuatan media agar miring
  1. Sebutkan macam-macam media pembiakan bakteri ?
    Berdasarkan ada tidaknya penambahan zat pemadat seperti agar-agar, gelatin , maka dikenal 3 bentuk media, yaitu
    • media padat untuk mengamati morfologi koloni dan mengisolasi biakan murni(Contoh : Nutrient Agar, Mac Conkey Agar), 
    • media semi padat : untuk menumbuhkan mikroba yang memerlukan sedikit air dan hidup anaerobik atau fakultatif. Media semi solid dibuat dengan tujuan supaya pertumbuhan mikroba dapat menyebar ke seluruh media tetapi tidak mengalami percampuran sempurna jika tergoyang. (semisolid), dan 
    • media cair untuk membuat biakan dalam jumlah besar, penelaahan fermentasi dan berbagai macam uji(Contoh : Lactose Broth, Nutrient Broth).

Tuesday, 14 February 2012

Soal Tes Jurnal Praktikum Mikrobiologi

  1. Seperti biasa, pada no 1 selalu ditanyakan apa tujuan dari praktikum kali ini ?
  2. 1. Mahasiswa mampu melakukan penyiapan olesan bakteri dengan baik sebagai prasyarat macam pewarnaan
     2. Mahasiswa mampu melakukan pewarnaan gram 
    3. Mahasiswa mampu melakukan pengamatan bakteri dengan menggunakan mikroskop
  1. Olesan yang baik itu yang seperti apa ?
  2. Olesan yang baik adalah olesan yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis. Jika terlalu tebal, maka akan terjadi penumpukan mikroba, sehingga akan sulit diamati. Jika terlalu tipis juga akan sulit diamati karena bentuknya tidak jelas.

Saturday, 11 February 2012


Latar Belakang Adanya Pengecatan / Pewarnaan Mikroorganisme dan Fungsi Pewarnaan Bakteri/ Mikroogranisme

Mikroorganisme yang ada di alam ini mempunyai morfologi, struktur dan sifat-sifat yang khas, termasuk bakteri. Bakteri yang hidup hampir tidak berwarna dan kontras dengan air. Untuk melihat dan mengamati bentuk sel bakteri  dalam keadaan hidup sangat sulit, sehingga untuk mengidentifikasinya dilakukan dengan metode pengecatan atau pewarnaan sel bekteri, sehingga sel dapat terlihat jelas dan mudah diamati. Hal tersebut juga berfungsi untuk mengetahui sifat fisiologisnya yaitu mengetahui reaksi dinding sel bakteri melalui serangkaian pengecatan. Oleh karena itu teknik pewarnaan sel bakteri ini merupakan salah satu cara yang paling utama dalam penelitian-penelitian mikrobiologi.

Gambar 1. Pewarnaan Spora

Tuesday, 7 February 2012

Pala menurut klasifikasinya termasuk dalam genus Myristica dan spesies M. fragrans, sehingga memiliki nama latin Myristica fragrans. Tumbuhan ini memiliki tinggi sekitar 18 m. Daun Pala berbentuk bulat-telur atau lonjong-panjang dimana kaki dan ujungnya tajam. Bagian belakang daun Pala berwarna biru-hijau, sedangkan bagian atas daun berwarna hijau-tua, berukuran 15 x 7 cm dan berbau wangi aromatis. Tanaman Pala ini berbuah bundar dengan kerut menurut panjangnya buah dan terbagi dalam dua belah 
 
Gambar 1.Tanaman Pala

Buah pala mengandung zat-zat, seperti: minyak terbang (myristin, pinen, kamfen (zat membius), dipenten, pinen safrol, eugenol, iso-eugenol, alkohol), gliseda (asam-miristinat, asam-oleat, borneol, giraniol), protein, lemak, pati gula, vitamin A, B1, dan C. Buah pala juga mengandung trigliserida yang merupakan suatu produk alam yang penting. Trigliserida yang dapat diperoleh dari biji pala adalah trimiristin, dimana trimiristin memiliki titik leleh 56-57°C.