Wednesday, 4 January 2012

Anda mungkin seringkali mendengar istilah Spektroskopi, Spektrofotometer, maupun Spektrofotometri, namun bingung dengan definisi dan apa sebenarnya perbedaan dari ketiga istilah itu. Dalam paragraf berikut akan dibahas secara singkat mengenai definisi dari spektroskopi, spektrofotometer, dan spektrofotometri. Mudah- mudahan setelah membaca ini Anda dapat memahami perbedaan ketiga istilah tersebut.
Spektroskopi adalah ilmu yang mempelajari interaksi radiasi dengan materi sedangkan  spektrofotometri adalah pengukuran kuantitatif dari intensitas radiasi elektromagnetik pada satu atau lebih panjang gelombang dengan suatu transduser (detektor). Analisis jenis ini juga relatif selektif dan spesifik, ketepatannya cukup tinggi, relatif sederhana, dan murah.

Spektrofotometri merupakan suatu metode analisa yang didasarkan pada pengukuran serapan  sinar monokromatis oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombamg spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau kisi difraksi dengan detektor fototube.
Secara sederhana, defini dari spektrofotometri adalah pengukuran penyerapan energi cahaya suatu sistem kimia sebagai fungsi dari panjang gelombang dan radiasi. Dalam percobaan, metode ini biasanya digunakan untuk menentukan kadar Fe3+ dalam sampel. Alat yang digunakan adalah spektrofotometer UV/Vis yang merupakan sebuah instrumen untuk mengukur transmitansi atau absorbansi suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang (UV: 185–400 nm; Vis: 400–760 nm).
Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu pemeriksaan visual dengan studi yang lebih mendalam dari absorbsi energi. Absorbsi radiasi oleh suatu sampel diukur pada berbagai panjang gelombangdan dialirkan oleh suatu perekam untuk menghasilkan spektrum tertentu yang khas untuk komponen yang berbeda.
Sedangkan spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran menggunakan spektrofotometer ini, metode yang digunakan sering disebut dengan spektrofotometri.
Beberapa istilah yang sering dipakai dalam spektrofotometer adalah absorbansi, transmitan, kuvet, drive cell, dan blangko. Absorbansi adalah daya radiasi sinar yang diserap oleh larutan baik itu larutan baku maupun blangko, sedangkan transmitan adalah daya radiasi sinar yang diteruskan atau yang keluar dari kuvet dan daya radiasi sinar yang masuk ke dalam kuvet. Kuvet adalah tempat untuk meletakkan larutan, baik larutan blangko maupun larutan baku, sedangkan Drive cell adalah tempat untuk meletakkan kuvet. Keberadaan blangko berfungsi untuk mengoreksi adanya sinar yang dipantulkan oleh kuvet dan sinar yang diserap oleh substituen lain.

Daftar Pustaka :
 Akautsar, Spektrofotometri & Spektrofotometer UV – Vis, http://www.scribd.com/doc/25536927/Spektrofotometri-Spektrofotometer-UV-Vis, 5 April 2011.
Saputra, Y. S., Spektrofotometri, http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_analisis/spektrofotometri/, 5 April 2011.

Keywords :


Tagged:

1 comment: