Friday, 30 December 2011

Seringkali kita mendengar sebutan bilangan oktan, terutama sewaktu hendak mengisi bahan bakar. Kita dihadapkan pada pilihan bahan bakar yang memiliki nilai oktan beragam. Jadi, apa sebenarnya bilangan oktan (bilangan oktana/ octane number)  dan megapa hal ini menjadi penting. Secara sederhana, bilangan oktan adalah perbandingan antara kandungan isooktana dan heptana, semakin tinggi nilai oktan maka efek knocking pada mesin semakin minimal, begitupun sebaliknya. Secara lebih rinci akan dipaparkan pada paragraf berikutnya.
Beberapa hidrokarbon, terutama yang strukturnya sangat bercabang, terbakar dengan halus dalam mesin mobil dan menggerakkan piston dengan merata. Hidrokarbon lain, terutama yang rantainya karbonnya tidak bercabang cenderung meledak-ledak di dalam silinder dan menggerakan piston dengan kasar. Ledakan tak diinginkan ini menghasilkan bunyi yang keras (ketukan, knock). Suatu skala telah dikembangkan beberapa tahun lalu untuk mengevaluasi sifat ketukan yang penting ini dari bensin. Isooktana (2,2,4-trimetil-pentana), yaitu bahan bakar bagus dengan struktur sangat bercabang, secara arbitrer diberi nilai 100, dan heptana, yaitu bahan bakar mobil yang buruk, diberi peringkat 0. Bensin "biasa" dengan bilangan oktana 87 memiliki sifat "ketuk" yang sama seperti campuran yang terdiri atas 87% isooktana dan 13% heptana.

Sedikit tetratimbal, (CH3CH2)4Pb, dalam bensin memperbaiki peringkat oktana tetapi tidak disukai karena alasan lingkungan, sehingga kebanyakan bensin sekarang tidak lagi mengandung timbal. Namun demikian, bensin tanpa timbal harus mengandung hidrokarbon dengan bilangan oktana yang tinggi. Jadi, perlu dikembangkan metode untuk mengkonversi hidrokarbon berantai lurus menjadi rantai bercabang. Untuk itu perlu dilakukan proses isomerisasi dengan katalis tertentu untuk menghasilkan hidrokarbon dengan rantai bercabang.

Daftar Pustaka :
Hart, H., Craine, dan Hart, D., 2003, “Kimia Organik, edisi sebelas”, halaman 116, Erlangga: Jakarta

Keywords :



Tagged: , , , , , , , , ,

1 comment: